-->

Iklan

Diduga Oknum PPPK Paruh Waktu Aniaya Siswa SD di Air Teluh, Keluarga Lapor Polisi

Jumat, 13 Februari 2026, Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-06T20:29:10Z
masukkan script iklan disini


Siswa SD di Sungai Penuh Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Pegawai PPPK



Buana24.com, Sungai Penuh — Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berusia 9 tahun di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum pegawai PPPK paruh waktu pada Kamis (12/02/2026).

Korban yang diketahui berinisial GO (9) diduga dianiaya oleh SW (34) yang disebut sebagai salah satu oknum pegawai PPPK paruh waktu di Kota Sungai Penuh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di depan Depot Air Barokah, RT 04 Desa Air Teluh.

Kakak korban, AL (13), menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang menjemput adiknya yang sedang bermain sepeda di sekitar lokasi. Namun tiba-tiba terduga pelaku datang dalam keadaan marah dan langsung menghampiri korban.

“Dia menarik bahu adik saya dan memukul bagian kanan kepala adik saya. Setelah itu sepeda adik saya dibanting,” ujar AL saat menceritakan kronologi kejadian.

Menurutnya, sebelum meninggalkan lokasi, terduga pelaku juga sempat melontarkan ancaman kepada korban.

“Dia juga mengatakan, ‘Kalau kamu masih mengganggu anak saya, kamu saya bunuh,’” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami rasa sakit di bagian kepala. Selain itu, korban juga disebut mengalami trauma dan merasa takut untuk keluar rumah.

Orang tua korban, AR, menyampaikan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kerinci. Korban juga telah menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Anak kami sudah divisum, kepalanya masih terasa sakit dan sekarang merasa takut untuk keluar rumah. Kami berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap AR.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait laporan tersebut. Polisi juga akan memanggil sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

(tnx)

Komentar

Tampilkan

Terkini