Viral" Diduga Asn, Selfie Di Tumpukan Sampah, LH Kerinci Dikritik
Buana24.com Kerinci– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan publik, kali ini terkait aksi stafnya yang melakukan sesi foto selfie di tumpukan sampah di beberapa titik di Kecamatan Keliling Danau, sepanjang Jalan Provinsi Jambi.
Tumpukan sampah yang telah bertahun-tahun dibiarkan, bahkan dijadikan tempat pembakaran, kini menyebar ke area sawah dan mengancam kesehatan serta keselamatan petani dan masyarakat sekitar.
Foto-foto selfie yang beredar di media sosial menunjukkan staf DLH berpose di tengah tumpukan sampah yang menumpuk tebal. Padahal, lokasi tersebut telah lama menjadi masalah lingkungan yang serius: sampah yang tidak dikelola dengan baik akhirnya berserakan ke lahan pertanian, mencemari tanah dan air, serta berpotensi menimbulkan penyakit bagi warga yang tinggal di sekitarnya maupun petani yang mengelola sawah.
Masyarakat dan pengamat lingkungan mempertanyakan niat di balik aksi tersebut. Banyak yang menduga bahwa sesi foto ini hanya upaya mencari sensasi, seolah-olah pihak DLH peduli terhadap masalah lingkungan, padahal solusi nyata untuk penanganan sampah belum terlihat.
"Dunia sudah terbalik," tulis salah satu warga di media sosial, menyoroti ironi di mana instansi yang seharusnya bertanggung jawab mengelola lingkungan justru tampak lebih sibuk dengan kegiatan yang dianggap tidak produktif, sementara warga menunggu solusi cepat untuk masalah sampah yang mengganggu kehidupan sehari-hari.
Selain itu, tumpukan sampah yang dibiarkan bertahun-tahun juga menimbulkan pertanyaan tentang kinerja DLH dalam pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Tanpa adanya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) atau Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) yang memadai, masalah sampah diprediksi tidak akan selesai, meskipun ada berbagai teori atau upaya yang dilakukan. Warga juga meminta agar tidak ada lagi mobil sampah yang membuang limbah di jalanan, yang semakin memperparah kondisi lingkungan di daerah tersebut.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak DLH Kabupaten Kerinci terkait kritik dan pertanyaan yang muncul. Masyarakat berharap instansi terkait dapat segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan masalah sampah yang sudah berlangsung lama, bukan hanya melakukan kegiatan yang dianggap hanya untuk pencitraan.
Berita ini merupakan tahap kedua dari liputan mengenai masalah sampah dan kinerja DLH Kabupaten Kerinci. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca.( Hw..)
