Kadis Lh Kota sungai Penuh Abaikan Masyarakat Pendung Hiang Terkait Bantuan Mobil Sampah Saat Gotong royong Swadaya masyarakat desa setempat
SUNGAI PENUH – Lebih dari 10 tahun jalan penghubung Desa Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, menuju Desa Penewar, Kabupaten Kerinci, terbengkalai dan dipenuhi semak belukar. Minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi tersebut membuat masyarakat bersama Lembaga Adat Desa Pendung Hiang mengambil inisiatif melakukan gotong royong secara swadaya untuk membuka kembali akses jalan.
Dengan semangat kebersamaan, masyarakat menggelar iuran untuk menyewa alat berat guna membersihkan badan jalan yang selama ini tertutup semak belukar disamping mendukung program Pemkot sungai penuh dan memudahkan tugas Lh dan Pupr ,namun diabaikan oleh kadis Lingkungan hidup Wahyu dalam peminjaman mobil angkut sampah ungkapnya.
Warga berharap jalan tersebut kembali dapat dimanfaatkan sebagai akses transportasi yang menghubungkan dua wilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, masyarakat mengaku telah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh. Namun hingga kini usulan tersebut belum mendapat tindak lanjut maupun realisasi.
Kepala Desa Pendung Hiang mengatakan, saat masyarakat sedang bergotong royong membuka jalan, dirinya berupaya meminta bantuan kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Sungai Penuh agar mengerahkan armada untuk mengangkut sampah dan semak belukar hasil pembersihan.
"Pada saat masyarakat sedang bergotong royong, saya mencoba menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk meminta bantuan armada mengangkut sampah hasil pembersihan. Namun hingga kegiatan selesai dilaksanakan, tidak ada tanggapan maupun bantuan yang diberikan," ujar Kepala Desa Pendung Hiang.
Menurutnya, keberadaan armada pengangkut sampah sangat dibutuhkan agar hasil pembersihan tidak menumpuk di sepanjang badan jalan. Meski demikian, masyarakat tetap melanjutkan pekerjaan secara swadaya tanpa menunggu bantuan dari pemerintah.
Kepala Desa berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan penghubung tersebut. Menurutnya, akses jalan ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga, kegiatan ekonomi, serta mempererat hubungan antarwilayah.
Semangat gotong royong yang ditun masyarakat Desa Pendung Hiang menjadi bukti kuat bahwa kepedulian terhadap pembangunan masih sangat tinggi. Warga berharap pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dan segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan yang telah terbengkalai selama lebih dari satu dekade.
