Wakil Ketua II DPRD Emrizal Hadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme
Buana24.com.SUNGAI PENUH – Wakil Ketua II DPRD Kota Sungai Penuh, Emrizal, S.Pt menghadiri kegiatan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme, TCC, serta Perundungan di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kamis (18/6).
Para tamu undangan terlebih dahulu menghadiri agenda silaturahmi dan sarapan pagi di Rumah Dinas Wakil Walikota Sungai Penuh, Suasana tampak penuh keakraban, momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat sinergi dan koordinasi dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga kondusivitas daerah.
Usai kegiatan sarapan bersama, Emrizal bersama para tamu undangan menuju Gedung Nasional untuk menghadiri kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi bersama sejumlah instansi terkait dan Satgas Densus 88 AT Polri Wilayah Jambi.
Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Muda Jambi, Merajut Keberagaman, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan, NKRI Harga Mati” tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru BK, komite sekolah, serta perwakilan siswa SMA, SMK, MA, SMP dan MTs se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Pada kesempatan tersebut, Emrizal mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, toleran dan cinta tanah air. seluruh elemen masyarakat perlu bersinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta menjauhi segala bentuk radikalisme, terorisme dan perundungan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Abdullah Sani, unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain pemaparan materi para peserta juga mendapatkan edukasi terkait perlindungan anak dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. (Hmsdpr)
